Minggu, 17 April 2016

Pria Ini Mengaku Terima Wahyu Akhir Zaman, Pengikutnya sudah 100 Orang


Warga Dusun Gempol Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh, Jombang, membuat heboh dengan pengakuan dirinya menerima wahyu dari Allah SWT.
Wahyu itu merupakan perintah untuk menjadi tanda akhir zaman, yang diyakini sebagai turunnya Nabi Isa di muka bumi pada akhir zaman.
Saat ini ia bahkan sudah lebih dari 100 orang menjadi pengikutnya.
“Wahyu tersebut saya dapatkan ketika salat malam di salah satu tempat di Kabupaten Mojokerto.
Wahyu tersebut berupa suara lantunan ayat-ayat dalamAlquran dan langsung diterjemahkan dalam bahasa Indonesia,” ujar Jari, Minggu (16/2/2016).
Jari menambahkan, lantunan ayat-ayat Alquran tersebut adalah bacaan Surat Yasin ayat 1 hingga 5.
Dia mengaku, usai mendengar lantunan ayat suci itu, dirinya mendengar suara memerintah ‘wahai Isa’ sebanyak dua kali.
Read more

Miris, 5 Tambang Besar Milik Indonesia Justru Dikuasai Asing

Sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945, kekayaan alam yang ada di Indonesia dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat. Sayangnya, kekayaan alam yang ada di Indonesia tak semuanya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
Bahkan hampir semua kekayaan alam yang berupa tambang, justru dikuasai oleh asing. Lantas kenapa Indonesia hanya diam saja? Lima tambang besar milik Indonesia ini, menjadi bukti jika penduduk asing justru menjadi penguasa. Indonesia hanya jadi penonton yang tak bisa apa-apa.

1. TAMBANG EMAS DI PAPUA

Papua memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Setidaknya di dalam bumi Papua terkandung berton-ton emas murni yang akhirnya dikeruk ke permukaan. Indonesia tidak bisa melakukannya hingga Freeport mengambil alih sejak tahun 60-an. Selama 50 tahun lebih, Freeport terus mengambil keuntungan yang tak ada habisnya sementara Indonesia hanya bisa melongo.
Tambang Emas di Papua [image source]

Coba kita tengok masyarakat Papua saat ini. Kehidupan mereka benar-benar mengenaskan. Bisa dibilang Papua adalah daerah Indonesia yang paling tak tersentuh pemerintah. Namun pengorbanan yang mereka lakukan sangat banyak. Tergusur dari hutan yang jadi tempat tinggal hingga harus hidup dengan serba kekurangan. Lantas di mana nurani pemerintah kita melihat hal ini?

2. TAMBANG GEOTHERMAL DI JAWA BARAT

Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang geothermal atau panas bumi. Banyaknya gunung api aktif membuat wilayah di Indonesia berpotensi untuk digali sebagai ladang geothermal. Salah satu yang terbesar di Indonesia berada di Gunung Salak, Jawa Barat. Perusahaan yang mengelola tambang ini adalah PT Chevron.
Tambang Geothermal di Jawa Barat [image source]
Panas bumi yang diolah oleh PT Chevron digunakan untuk pembangkit listrik. Energi panas bumi mampu dikonversi menjadi energi listrik dalam jumlah yang besar. Sayangnya, banyak penduduk di sekitar Gunung Salak justru tidak merasakan listrik. Mereka masih menggunakan penerangan seadanya. Padahal alam mereka lah yang memberikan banyak sekali sumber daya tak terbatas itu. Miris, kan?
Read more

Orang Arab Kagum, Musa Belum Genap 6 Tahun Sudah Hafal 30 Juz Al Quran

Saat masih usia di bawah tiga tahun, Musa paling senang mendengarkan murottal (pembacaan) Al Quran yang diputarkan ayahnya, Al Ode Abu Hanafi.
Musa pun beberapa kali menirukan bacaan itu.
Siapa sangka, hal itu membuat Musa yang asal Bangka Barat, Bangka Belitung, mampu menghafal 30 juz Al Quran di usia enam tahun.
Sekilas mungkin banyak yang tidak menyangka jika bocah tersebut sudah tuntas menghafal 30 juz Alquran.
Dilansir Ohbulan, rasanya sesuatu yang ajaib dan di luar nalar manusia, terlebih di zaman yang tidak karuan saat ini ada anak yang mampu menghafal Al-Qur’an di usia dini.
Setelah sukses diajang Hafiz Indonesia yang diselenggarakan beberapa tahun yang lalu, kini Musa mendapatkan kehormatan untuk ikut dalam ajang Hai’ah ‘Alamiyah Litahfidzil Quran di Arab Saudi.
Musa tercatat sebagai peserta termuda dari 25 peserta anak-anak dari seluruh dunia.
Meski menjadi peserta termuda dalam ajang internasional itu, dalam ajang yang bergengsi ini, Musa mampu mendapatkan nilai mumtaz alias sempurna.
Hebatnya, pada acara perlombaan tersebut Musa mendapat peringkat 12 dari 25 peserta.
Piagam penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sekjen Rabitah Al Alam Al Islamiy, Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin At-Turky dan gubernur Makkah Al-Mukarramah Pangeran Musy’il bin Abdullah Alu Suud.
Pencapaian Musa ini merupakan hasil gemblengan dari Al Ode Abu Hanafi, selaku ayah Musa yang sudah mempunyai misi untuk menjadikan Musa sebagai penghafal Al-Qur’an.
Read more

Jumat, 15 April 2016

Demi Penampilan Baru, Julia Perez Rela Tolak Kerjaan


Walaupun kini berpenampilan baru, namun Julia Perez masih kerap muncul di layar televisi. Jupe mengakui penampilannya berkepala plontos itu tak menganggu pekerjaannya, meski sang pendangdut harus rela menolak kerjaan lainnya.

Salah satunya, ketika Jupe belum lama ini ditawari untuk membintangi iklan yang berhubungan dengan rambut. Namun karena kepalanya yang gundul, pelantun hits 'Aku Mah Gitu Orangnya' menolak tawaran tersebut. Padahal nominalnya terbilang cukup besar.

"Ada iklan yang berbau dengan rambut akhirnya saya bilang mohon maaf. Nominalnya besar, tapi saya pikir tidak selamanya tentang uang. Apalagi saya cita-cita banget pengen dapat iklan ini. Tapi ya udah, saya lebih memilih adik-adik saya dan para pejuang kanker untuk mereka semangat. Itu yang bisa aku lakuin buat orang-orang," ujar Jupe ketika ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (5/4/2016).

Jupe pun kini mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup dan cobaan yang dilaluinya.

"Saya tahu sekarang maksud Allah kasih cobaan ini. Biar saya bisa menjalani hidup yang lebih baik dan berkualitas. Kalau nggak dikasih penyakit, pasti hidup saya nggak benar. Pasti saya tidak menjaga hidup saya," tutupnya. (dal/tia) 
Source : Detik.com
Read more

Bertemu Jokowi, Klub dan Asprov Sepakati Reformasi Total Sepakbola


Jakarta - Klub-klub ISL, klub Divisi Utama, dan Asprov menyepakati adalah reformasi total pada sepakbola nasional. Itu terjadi saat mereka bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/4/2016) sore WIB, Presiden Jokowi bertemu dengan 62 orang perwakilan klub-klub bola dan Asosiasi Provinsi PSSI. Dalam kesempatan tersebut Jokowi menyampaikan pentingnya reformasi total di sepakbola di Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menyebut reformasi total di sepakbola Indonesia akan meliputi banyak hal. Termasuk mengganti ketua umum PSSI serta menggulirkan kompetisi liga yang lebih oke, baik dalam penyelenggaraan maupun dalam manajemen kompetisi.

"Disampaikan (soal pencabutan pembekuan PSSI) dan disampaikan di depan presiden. Memang mereka (klub) ingin segera ada kejelasan, tetapi bagaimana kejelasan itu juga berujung pada reformasi yang total, bukan yang setengah-setengah," ucap Imam di depan wartawan.

"Semuanya (diganti), sistemnya (juga). Karena itulah ISC ini penting untuk melihat apakah terjadi perubahan atau tidak pada tata kelola di liga, klub, dan operator," lanjut Imam

Soal rencana menggelar KLB, Imam menyebut itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Setidaknya pemerintah akan lebih dulu menunggu hasil pertemuan dengan FIFA yang dijadwalkan kembali digelar pada akhir bulan ini.

Dilanjutkan Imam, presiden juga memberi arahan agar roda kompetisi terus digelar. ISC diharapkan bisa jadi momentum perubahan sepakbola Indonesia menuju kondisi yang lebih baik. Mereka yang datang dalam pertemuan tersebut juga menyepakati dilakukannya reformasi total.

"Tindaklanjutnya, kompetisi ISC ini akan momentum untuk melihat apakah terjadi perubahan tata kelola kompetisi dengan baik atau tidak. Karena yang diharapkan presiden tidak hanya operator yang sehat tetapi juga dengan industri bola yang baik, maka akan memunculkan industri sepak bola yang sehat juga. Sehingga ujung-ujungnya adalah industri sepakbola sehat, dan dengan industri sepak bola itu sehat maka akan memberikan kesejahteraan yang lebih bagi pemilik klub, pemain, wasit, orang yang jualan, dan sebagainya."

"Jadi presiden betul-betul ingin perubahan ini tidak boleh setengah-setengah dan semua yang hadir mengamini mulai dari klub ISL, Divisi Utama sampai dengan Asprov semua mengamini dan bahkan mereka menyampaikan bahwa tidak boleh federasi dan klub ini berseberangan dengan pemerintah. Karena faktanya tidak akan ada pertumbuhan yang baik indsutri sepak bola ini bilamana berseberangan dengan pemerintah," papar Imam.

Terkait ISC, Imam juga memastikan kalau Jokowi akan hadir pada kickoff kompetisi yang dijadwalkan akan dilakukan pada 29 April mendatang.

"Presiden mau datang dan presiden memastikan bahwa dukungan pemerintah itu tidak setengah-setengah, tetapi full. Mulai dari Piala Kemerdekaan, Piala Presiden, Piala Bhayangkara, Piala Jenderal Sudirman, beliau datang dan bahkan nanti ISC juga akan datang," ucap Imam.

(din/fem)
Source : Detik.com
Read more

d'Masiv Bangga Bisa Isi Soundtrack Film Animasi Anak



Jakarta
 -
Grup band d'Masiv mendapat kesempatan untuk menyanyikan soundtrack film animasi, 'BoBoiBoy: The Movie'. Terlebih tawaran ini sesuai dengan misi d'Masiv yang ingin konsen ke anak-anak.

"Ini sudah jadi mimpi d'Masiv, kita kan konsen sama anak, jadi tiba-tiba dapat tawaran isi soundtrack. Saat kita tahu filmnya seperti apa, ternyata banyak positif. Kan anak-anak butuh tontonan yang pas," ujar Rian ditemui di CGV Blitz, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

"Kita membawakan lagu yang berjudul 'Di Bawah Langit yang Sama'," tambah Rian.

Tidak main-main sebelum menyanyikan soundtrack film animasi asal negeri Jiran itu, Rian cs lebih dulu membaca jalan ceritanya. Alhasil, Rian mengetahu kalau film ini banyak disukai oleh anak-anak.

"Ternyata ini film yg disukai anak kita. Pas dapat tawaran nggak pakai pikir panjang langsung oke. Pesannya nggak cuma buat anak-anak tapi juga orang dewasa," ujar Rian.

Hal lain yang membuat d'Masiv tertarik, film garapan Animonsta Studios dan Distributor DNA Production itu mempunyai karakter dari berbai etnis. Mulai dari India, Tiongkok, sampai Melayu.

Film animasi ini menceritakan tentang para pahlawan cilik yang memiliki kekuatan angin, bumi, petir, air dan api. Dalam proses pembuatannya, film ini juga melibatkan anak-anak Indonesia seperti Ferdiawan Gunarto sebagai salah satu animator, Dzulkifly Ehsan dan Wu Chintya sebagai compositor, dan Usamah Widiatmoko sebagai audio desainer di BoBoiBoy: The Movie

'BoBoiBoy: The Movie' sudah mulai tayang di bioskop mulai 13 April 2016.

(pus/fk) 

Source : Detik.com
Read more